Jawab A.L.A.Y

Gi apa?
Maenan hape.

Gi mikirin apa?
Mikirin ‘calon’ tesis.

Gi di mana?
Di ruang mahasiswa S2. Kampus.

Singkat-singkat banget jawabnya?
Iya nih.

Ada masalah kah?
Gak ada sih, saya sih yang lebay.

Masalah apa?
Biasa. PMS. Eh tapi kok PMS tiap hari. Hahaha. Lagi sensi.

Sensi soal apa?
Soal pribadi sih ya. Biasaaaa….cewek…lebay…

Soal sosmed?
Ah gak juga. Eh tapi terakhir salah menonaktifkan path, dasar kuper. Hiks. Jadinya kalau mau ngepath harus daftar baru dan verifikasi nomor hape segala. Males.

Yakin gak ada masalah?
Ada sih ada, tapi udah kelar. Sekelar hidup guweh. Biasa biasa urusan duit. Hahaha. Duit vs gadget vs provider. Provider di sini ribet coy. Kalau gak punya nomor hape, semacam gak diakui, makanya harus punya.

Emang kenapa masalahnya?
Biasa, orang bego yang pengen keren-kerenan tanpa melihat nanti bagaimana.

Kenapa nanti?
Ya biasa, penyesalan selalu di belakang.
Ngantuk oy.

Ngantuk? Semalam ngapain ?
Nonton Gong Yoo
Continue reading

Teman Sejati: AmaL

Saat galau (saya sedang sakit hati), kembali kepada Alloh SWT adalah obat mujarab sepanjang masa. Saat air mata ternyata bisa menetes mengingat semua hal yang sedang digalauin itu berarti Alloh SWT masih sayang ma kita. Kalau sejatinya teman sejati itu adalah amal, kenapa dalam perjalanan menemukan Sang Teman Sejati itu rasanya menyakitkan. Harus tersungkur, terjatuh, teraniaya, ternestapa, terhina, dll. Percayalah, saya sangat percaya Alloh SWT tidak akan pernah meninggalkan kita asal kita masih mau membutuhkannya.

<日本語間違いあったら、許してね>友達ってさ、どなたかなと毎日考えている。人生の最後には一人でいるんじゃない?人生の終に主人か子供か親なとと一緒にいないんじゃない?だから、今までの友達は何のためにいるのか?それは人生のためじゃない?人生にはいいことをたくさんできるように頑張ってるけど、なんでこんなに痛いのか。

痛いって自分で感じてるから、他人わからないかもしれない。人によって痛みが違うんじゃない?痛みどめいらない人もいるんじゃない?全然痛みを感じない人もいるんじゃない?だからさ、自分の痛みは自分で治せるんじゃない?神様が要るって、神様が来るはずだ。アッラーは私のことが一番わかるのだ。

Berhati-hati dengan ucapan dan tingkah kita, karena mungkin akan menyakitkan hati orang lain, seperti rasa sakit ini. Alhamdulillah sakit yang dirasakan ini adalah teguran sayang dari Alloh SWT. (bener-bener catatan untuk diriku!!!)

Nara, 5 Februari 2017